Tampilkan postingan dengan label HMJI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HMJI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Desember 2009

HMJI with love

saya selaku ketua pelaksana panitia hari HIV/AIDS dikampus mengucapkan terimakasih kepada para dosen STBA Yapari ABA Bandung, teman-teman panitia baik panitia inti dan panitia 09, PMI kota Bandung, Badan Narkotika Provinsi (BNP), dan peserta pendonor darah.
Acara pada tanggal 14 desember itu bisa di bilang terlaksana dengan baik.
moga untuk acara berikut'y bisa terlaksana denganlebih baik...

Sabtu, 05 Desember 2009

Donor Darah

 Manfaat donor darah
1. Niat untuk sesama yang memerlukan darah
2. Kepuasan moril
3. Sel darah merah yang beredar lebih muda
    keterangan:
Sel darah merah berumur lebih kurang 120 hari, dengan donor secara teratur dengan interval 75 hari maka sel darah merah yang beredar akan berumur 75 hari. Sel darah merah berumur lebih kurang 120 hari akan didaur ulang oleh limpa. Bahan yang masih bisa dipakai sebagai pembentukan sel darah baru di kirim ke sumsum tulang, sedang yang tidak terpakai akan dikirim ke ginjal u/ dibuang. Sedangkan sisa daur ulang akan membentuk preparat besi tidak bisa dibuang, sehingga akan terjadi penumpukan di dalam tubuh. Tumpukan preparat besi ini pada kadar tertentu akan menyebabkan seseorang terkena penyakit serangan jantung.
4. Perangsangan pembentukan sel darah baru atau sel darah merah yang berumur lebih muda sehingga akan meningkatkan:
- Daya tahan tubuh terhadap penyakit
- Metabolisme tubuh lebih baik
- Stamina tubuh akan lebih baik
5. Secara berkala diperiksa kesehatannya meliputi:
- Hb (Haemaglobin)
- Tekanan darah (Tensi)
- Screening darah (VDRL, HbsAg, HCV, HIV/AIDS)
6. Kesehatan fisik dapat lebih dini diketahui
7. Mempererat tali persaudaraan.

Syarat2-syarat Donor Darah
1. Dalam keadaan sehat
2. Usia antara 17-60 tahun
3. Berat badan minimal 45 kg u/ setiap donasi darah sebanyak 350 ml
4. Takanan darah:
Sistolik: 100-160 mmHg
Diastole: 60-100mmHg
5. Denyut nadi berkisar antara 60-100 x / menit, teratur
6. Kadar Haemoglobin (Hb): 12,5 gr/dl atau lebih
7. Suhu tubuh calon donor tidak lebih dari 37'c
8. Jarak dengan donasi terakhir minimal 2,5 bulan (10 minggu). U/ donor usia 60-65 tahun jarak donasi 6 bulan
9. Tidur malam sebelum donasi donor cukup, minimal 5 jam
10. Sudah sarapan atau makan
11. Bagi wanita tidak sedang Haid/ Hamil/ Menyusui
12. Tiga hari terakhir tidak mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung Salisilat/ Aspirin (u/ donor trombosit)
13. Tidak mendapat imunisasi virus yang dilemahkan dalam waktu 2 minggu
14. Tidak pecandu alcohol dan Narkotik
15. Tidak bertatto
16. Tidak mempunyai riwayat penyakit:
- Tekanan darah tinggi/ rendah
- Kurang darah (Anemia)
- Penyakit gangguan pembekuan darah
- Kencing manis (Diabetes Mellitus)
- Penyakit infeksi yang ditularkan melalui tranfusi darah (Hepatitis, Malaria, sifilis, HIV Dll)
- Ayan, Kejang
- Kanker.

Selasa, 01 Desember 2009

ARTIKEL HIV/AIDS

Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV;[1] atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).

Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu.[2][3] Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa AIDS berasal dari Afrika Sub-Sahara.[4] Kini AIDS telah menjadi wabah penyakit. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia.[5] Pada Januari 2006, UNAIDS bekerja sama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah. AIDS diklaim telah menyebabkan kematian sebanyak 2,4 hingga 3,3 juta jiwa pada tahun 2005 saja, dan lebih dari 570.000 jiwa di antaranya adalah anak-anak.[5] Sepertiga dari jumlah kematian ini terjadi di Afrika Sub-Sahara, sehingga memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menghancurkan kekuatan sumber daya manusia di sana. Perawatan antiretrovirus sesungguhnya dapat mengurangi tingkat kematian dan parahnya infeksi HIV, namun akses terhadap pengobatan tersebut tidak tersedia di semua negara.[6]

Hukuman sosial bagi penderita HIV/AIDS, umumnya lebih berat bila dibandingkan dengan penderita penyakit mematikan lainnya. Terkadang hukuman sosial tersebut juga turut tertimpakan kepada petugas kesehatan atau sukarelawan, yang terlibat dalam merawat orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA).

persiapan hari HIV/AIDS di kampus

Menyusun acara hari HIV/AIDS dikampus

Jumat, 30 Oktober 2009

STRATEGI P3K

STRATEGI P3K
Di Hari H
1. Team P3K akan membuat pita kuning u/ peserta yg sakitnya sedang dan pita merah u/ peserta yang sakitnya parah.

2. ketika peserta sampai di gunung puntang team P3K akan langsung memisahkan yang berpita merah dan    kuning dari kelompoknya u/ dibawa ketenda P3K.

Di Acara
3. jika ada peserta yang sakit dimohonkan kerjasamanya u/ semua panitia memisahkannya dari kelompok dan
    memanggil team P3K u/ menjemputnya.

Di Kegiatan CC

4. dalam kegiatan CC juga, jika ada peserta yang sakit dan tidak dapat melanjutkan perjalanan diharapkan bantuannya u/ semua panitia memisahkannya dari kelompok dan diberhentikan di pos yang terdekat dan tunggu team P3K u/ menjemputnya

5. diantara 2 kelompok peserta di kegiatan ini didampingi oleh 1 orang dari team P3K.

6. sebelum pos yang terakhir dari P3K akan membuat pos sendiri yang ditempatkan oleh perbantuan, PMI.

Jurit Malam.
((ada 3 pos)   mhon masukannya)

jika ada yang punya strategi sendiri.. mohon dkasi tahu ke saya di rapat atau di waktu free dari kuliah, dll.
trimakasih.


masing2 panitia membawa:

1. Senter
2. Botol aqua yg sedang u/ air bersih
3. Tas u/ tmpat obat-obatan yg seperlunya di kgiatan CC
4. masing-masing mmbawa sendok makan.
5. Dll